04 Desember 2008

[ac-i] Undangan diskusi buku: Propaganda Pemimpin Politik Indonesia - Mengupas Semiotika Orde Baru Soeharto


 
silahkan berkunjung ke www.dkj.or.id untuk informasi program


----- Forwarded Message ----
From: Arief Adityawan <arifaditya@yahoo.com>
To: ati rochajati <hrochajati@yahoo.com>; kurniast@cbn.net.id; toto <tompuzo@yahoo.com>; Ken Genep <genepganjil@gmail.com>; ardi yunanto <ardiyunanto@yahoo.com>; ade darmawan <ruangrupa@cbn.net.id>; enrico halim <rico12410@yahoo.com>
Sent: Wednesday, December 3, 2008 8:37:45 AM
Subject: Diskusi Buku dan Pameran Fotografi

Mohon bantuan untuk menyebarkan Undangan di bawah ini:
==========================================================================
 
 
UNDANGAN NGOBROL SORE
Diskusi buku
Propaganda Pemimpin Politik Indonesia - Mengupas Semiotika Orde Baru Soeharto (Arief Adityawan S., Jakarta: LP3ES, 2008)
Pembahas:
Ignatius Haryanto - Lembaga Studi Pers Pembangunan (LSPP)
Waktu:
Jumat 5 Desember 2008 Pukul 17.00
Kafe Darmint, Jl. Tebet Utara I no. 8 Jakarta Selatan
Diskusi disertai pameran fotografi "10 Years Later - Refleksi 10 Tahun Reformasi 1998, oleh Kurnia Setiawan. 
Buku ini membahas desain grafis dari media propaganda politik dari Soeharto hingga SBY, selain juga membahas media kontrapropaganda yang dibuat berbagai LSM. Pembahasan dilakukan dengan memanfaatkan kajian Semiotik. Mesin propaganda Soeharto bekerja dengan mereproduksi ideologi Bapak Pembangunan Indonesia sebagai pahlawan. Mesin propaganda ini mulai bekerja sejak tahun 1965 hingga kini, walaupun Soeharto telah wafat. 
 
Terima Kasih.

 
Graphic Design for a better world.
Silakan baca Jurnal Grafisosial di:
http://www.grafisosial.wordpress.com


Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: