01 Desember 2008

[ac-i] PAMERAN BENDA MUATAN KAPAL TENGGELAM

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 28 November 2008, saya menghadiri undangan dari Museum Seni Rupa dan Keramik dalam acara penutupan PAMERAN BENDA MUATAN KAPAL TENGGELAM yang berlangsung sejak 10 November 2008. Pameran kali ini merupakan hasil pelatihan manajemen tata pamer dengan Belanda dan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

Memasuki ruang pamer yang tidak terlalu luas tapi cukup untuk menampung karya-karya untuk di pamerkan, pengunjung disuguhi dengan karya-karya temuan kapal karam yang menjadi bukti adanya jaringan niaga pada abad ke 9-10. Ada empat ruangan yang difungsikan untuk memamerkan karya-karya ini; tiga ruangan di lantai dasar, dan satu ruangan di bagian mezzanine. Benda-benda yang dipamerkan bukan sekedar benda pakai tetapi merupakan salah satu tinggalan arkeologi niaga yang bercirikan dari luar dan dalam Nusantara. Keberadaan barang-barang ini menjadi amat penting karena menjadi indikator bahwa sebuah lokasi telah terhubung dalam kegiatan perniagaan yang berskala regional-internasional. Pameran ini terselenggara sebagai pertanggungjawaban museum yang telah menerima hibah bukti-bukti komoditi masa lampau yang sangat tak ternilai arti sejarah dan maknanya.

 

Rencananya pameran ini akan dijadikan permanen, dimana pengunjung bisa menambah wawasan tentang warisan budaya bangsa yang terjadi berabad-abad silam. Ruang pamer dilengkapi dengan beberapa banner informasi yang menjelaskan proses penelitian benda temuan, sejarah, dan beberapa keteragan karya. 

 

Kegiatan pameran semacam ini sebenarnya sangat baik untuk menambah wawasan budaya. Sayangnya benda-benda temuan yang dipamerkan masih belum terlalu banyak dikarenakan terbatasnya waktu dan tenaga yang mengorganisasikannya. Tetapi ini merupakan proses yang terus berjalan, dimana pihak museum akan terus menerus melakukan penambahan benda-benda dan peningkatan manajemen. Satu hal yang juga patut disayangkan adalah kurangnya publikasi tentang setiap kegiatan yang diadakan di Museum Seni Rupa dan Keramik. Saya sendiri kalau bukan karena mendapat undangan, tidak akan mengetahui adanya kegiatan yang sering dilakukan pihak museum.

 

Catatan tambahan:

Museum keramik memberikan pelatihan membuat keramik setiap hari Selasa s/d Minggu, jam 9.00-15.00.

Biaya:

  • Pelajar/Mahasiswa: perorangan Rp. 15.000, rombongan >20 orang Rp.10.000
  • Umum : perorangan Rp. 20.000, rombongan > 20 orang Rp.15.000

 

Museum keramik juga menyewakan tungku pembakaran :

  • Satu tungku penuh Rp. 250.000
  • Per 3 (tiga) buah produk Rp. 10.000

 

 

Keterangan lebih lanjut hubungi :

·        021-6926090, muesumsenirupa_k@yahoo.co.id


__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: