21 November 2008

Re: [ac-i] Re: [mediacare] Re: Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot

Bu Ratna, kalau boleh bertanya, apa yang anda maksudkan dengan fobia komunis yang kronis ? Terima kasih

--- Pada Kam, 20/11/08, Miranda <mirandaharlan@gmail.com> menulis:
Dari: Miranda <mirandaharlan@gmail.com>
Topik: Re: [ac-i] Re: [mediacare] Re: Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot
Kepada: artculture-indonesia@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 20 November, 2008, 9:37 AM

Kalau saya juga boleh menginterpretasi, saya rasa Bung Ging Ginanjar sedang melontarkan sinisme perkara bagaimana segelintir masyarakat kita masih juga mengidap fobia komunis yang kronis.

salam,
Miranda.

On 11/20/08, ratna sarumpaet <sarumpaet_r@ hotmail.com> wrote:
Kalau boleh memahami, Bung Ging sebenarnya bukan menutup mata. Beliau bermukim di Jerman untuk jangka waktu cukup lama jadi tidak tahu persis apa yang sedang kita hadapi di Republik ini. Ratna.


To: artculture-indonesi a@yahoogroups. com
From: mediacare@cbn. net.id
Date: Thu, 20 Nov 2008 09:09:40 +0700
Subject: [ac-i] Re: [mediacare] Re: Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot



 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, November 19, 2008 10:04 PM
Subject: [mediacare] Re: Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot

siapapun yg pihak yang melarang atau menghalang-halangi mereka layak diberi label "ENEMIES of ART"

Kencana Parwata <kencanaparwata@ yahoo.co. id> wrote:
ini bicara syutingnya bung erros atau peristiwa G30 S 65 ya?

kalau bicara mengenai syuting nya bung erros, kayaknya setiap memulai penggarapan para pihak atau BOS nya dari kru sudah harus minta ijin aparat berwajib dech, dan kalau ijin sudah didapat artinya beres, nah nanti tinggal LSF yang menentukan apakah film ini layak dikonsumsi rakyat banyak atau tidak.

masak udah 10 tahun reformasi dan peristiwa 65 itu udah lebih dari 30 taon masih saja ada pemberangusan seperti ini, justru saya melihat adanya bahaya laten, bukan dari komunis tapi dari luar komunis.


Dari: Darmawan <hikdun@yahoo. com>
Kepada: mediacare@yahoogrou ps.com
Terkirim: Selasa, 18 November, 2008 06:31:23
Topik: [mediacare] Bls: [jurnalisme] Re: [ajisaja] Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot

Bung Ging melihat hantu di siang bolong karena hidup di bawah
tempurung kelapa, selalu mengulang cerita bohong yang mungkin
diajarkan oleh guru di sekolahnya, bahwa PKI terutama Pemuda Rakyat
dan Gerwani adalah manusia biadab yang menyiksa lalu membunuh para
jenderal angkatan darat di tahun 1965 sambil menyanyikan lagi genjer-
genjer.

Bung Ging tidak pernah tahu bahwa negara komunis terbesar di dunia,
yaitu Rusia sudah menjadi kapitalis, negara komunis kedua terbesar
di dunia yaitu China sudah menerapkan pasar bebas. Sejak tembok
Berlin runtuh sudah tidak ada lagi ajaran revolusi komunis untuk
menggulingkan pemerintah.

Bung Ging menutup mata atas perkembangan yang sebenarnya terjadi.
Dunia sekarang menghadapi ancaman teroris, di Indonesia ada Bom Bali
yang pelakunya sudah dieksekusi, ada Bom Keduatan Besar Australis,
ada kasus Syeh Puji. Seharusnya itulah gejala yang harus diwaspadai
oleh Bung Ging dan kita semua untuk menyelamatkan Indonesai.

Jika kasus G-30-S mau dianalisa secara jujur, juga ternyata tidak
benar ditimpakan kepada PKI. Nyatanya Nsution yang pro Islam lolos.
Kalau PKI ada di balik upaya pembunuhan tersebut seharusnya Nasution
yang menjadi prioritas karena dari semua jenderal angkatan darat
yang kadar anti-PKI-nya paling besar adalah Nasution. Di samping itu
mayat tujuh perwira angkatan darat itu tidak ditemukan waktu RPKAD
berhasil menguasai Halim pada tanggal 2 Oktober. Hingga siang hari
Sarwo Edhy bersama pasukannya tidak berhasil menemukan jenazah para
korban tetapi adanya jenazah korban di sumur lubang buaya baru
diketahui tanggal 3 Oktober ketika kawasan itu sudah lebih dari 24
jam dikuasai RPKAD.
Salam

--- In mediacare@yahoogrou ps.com, bharata andi <bharata_a@. ..> wrote:
>
> kira-kira apa ya maksud email bung ging ini? mohon pencerahan
> --- Pada Sen, 17/11/08, ging ginanjar <ging.ginanjar@ ...> menulis:
> Dari: ging ginanjar <ging.ginanjar@ ...>
> Topik: [jurnalisme] Re: [ajisaja] Soal Larangan syuting Film
Lastri - Eros Djarot
> Kepada: ajisaja@yahoogroups .com, "mediacare"
<mediacare@yahoogrou ps.com>, "jurnalisme"
<jurnalisme@yahoogro ups.com>
> Tanggal: Senin, 17 November, 2008, 5:44 PM
>
> Tapi kan kominis itu memang musti diwaspadai..
>
> Berkali-kali kudeta kok.
>
> Jangan sampai kita lengah.
>
> Agen-agen mereka terus menyusup.
>
>
>
>  
>
>
>
> ____________ _________ _________ __
>
> From: Item <itemic@gmail. com>
>
> To: mediacare <mediacare@yahoogro u ps.com>; jurnalisme
<jurnalisme@ yahoogro ups.com>
>
> Sent: Monday, November 17, 2008 2:26:32 AM
>
> Subject: [ajisaja] Soal Larangan syuting Film Lastri - Eros Djarot
>
>
>
> Pernyataan Sikap
>
>
>
> ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI) - Pengurus Pusat
>
> Jln.Kembang Raya No.6, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat INDONESIA
10420
>
> Telp (021) 3151214, Fax (021) 3151261, Email : sekretariat@
ajiindonesia. org
>
>
>
> Hal : Larangan dan Pemaksaan Penghentian Syuting Film "Lastri" di
Solo
>
>
>
> Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam pelarangan dan
>
> penyensoran film "Lastri" yang disutradarai sineas nasional Eros
Djarot di
>
> kawasan Colomadu, oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Surakarta.
>
> Pelarangan sepihak itu diikuti upaya penghentian paksa dan ancaman
kekerasan
>
> oleh sekelompok warga yang menyatakan diri "anti komunis".
>
>
>
> Kegiatan syuting film "Lastri" di wilayah Surakarta, Jawa Tengah
>
> (15/11/1008, telah mendapat izin dari Markas Besar Kepolisian
Republik
>
> Indonesia (Mabes Polri).
>
>
>
> Namun pemerintah Kabupaten Karanganyar dan sekelompok warga "anti-
komunis"
>
> di Colomadu tidak memberikan izin syuting di wilayahnya sambil
menuduh
>
> naskah film "Lastri" disusupi paham komunisme. Sutradara
film "Lastri" Eros
>
> Djarot menegaskan film yang dibuatnya bertemakan cinta, sejarah,
dan
>
> perjuangan hidup seorang perempuan Indonesia pada 1960-an, bukan
film
>
> tentang komunisme.
>
>
>
> AJI menilai pelarangan syuting film oleh Pemkab Karanganyar dan
ancaman
>
> warga itu tidak proporsional dan mengarah pada pemberangusan
terhadap
>
> kebebasan berekspresi, hak berpendapat, dan kebebasan berkesenian
melalui
>
> medium film. Praktik penyensoran, intimidasi, teror, kekerasan
serta
>
> penindasan terhadap ideologi tertentu merupakan warisan perilaku
rejim Orde
>
> Baru yang melanggar demokrasi dan Hak Asasi Manusia. Dalam
masyarakat
>
> demokratis yang majemuk dan beradab, semua pihak wajib menghormati
perbedaan
>
> pendapat dan bersikap dewasa terhadap berbagai ideologi dan
keyakinan warga
>
> negara.
>
>
>
> Penyensoran, intimidasi, teror, kekerasan, oleh pihak manapun,
harus
>
> dihentikan, karena tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, serta
aturan
>
> hukum yang berlaku.
>
>
>
> Jakarta, 16 November 2008
>
>
>
> Abdul Manan
>
> Sekretaris Jenderal AJI
>
>
>
> Eko Maryadi
>
> Koordinator Divisi Advokasi AJI
>
>
>
> Tembusan :
>
> -Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta
>
> -Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Jakarta
>
> -Markas Besar Tentara Nasional Indonesia di Jakarta
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
______
> Dapatkan nama yang Anda sukai!
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan
@rocketmail. com.
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
>



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!


Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. Windows Live



--
Miranda
mirandaharlan@ gmail.com
+62 819 317 897 82
+62 274 929 5512

"Everybody lies -- every day; every hour; awake; asleep; in his dreams; in his joy; in his mourning." [Mark Twain]

http://12miranda. multiply. com


Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! __._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: