28 November 2008

Re: [ac-i] Malaysia, Truly Taliban! - Re: [mediacare] Yoga Diharamkan di Malaysia, Indonesia Jangan Ikutan

Ini bahaya utama bagi indonesia sebagai negara pluralis berpancasila. Sayang kaum nasionalis pada suka tidur mendengkur....
BANGUN NASIONALISME INDONESIA, BANGUNNNN HARI SUDAH SIANG
--- On Wed, 11/26/08, mediacare <mediacare@cbn.net.id> wrote:
From: mediacare <mediacare@cbn.net.id>
Subject: [ac-i] Malaysia, Truly Taliban! - Re: [mediacare] Yoga Diharamkan di Malaysia, Indonesia Jangan Ikutan
To: mediacare@yahoogroups.com, publikseni@yahoogroups.com, woroworosenikita@yahoogroups.com, "aci" <artculture-indonesia@yahoogroups.com>, ppiindia@yahoogroups.com, "media-jakarta" <media-jakarta@yahoogroups.com>, "media-jatim" <media-jatim@yahoogroups.com>, "media-bali" <media-bali@yahoogroups.com>, "babadbali" <babadbali@yahoogroups.com>, balinet@yahoogroups.com
Date: Wednesday, November 26, 2008, 8:01 PM

Malaysia memang sudah keterlaluan. Sebentar lagi slogannya bisa berganti menjadi "Malaysia, Truly Taliban" - sebelumnya "Malaysia, Truly Asia".
 
Kalau kita lengah, Indonesia bisa saja kelak berganti nama menjadi Indonebia, akibat menguatnya poros ke Saudi Arabia.
 
 
salam,
 
rd
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, November 27, 2008 3:06 AM
Subject: Re: [mediacare] Yoga Diharamkan di Malaysia, Indonesia Jangan Ikutan

yoga haram, judi harum, demikian yang terjadi di malaysia, 


From: Item <itemic@gmail. com>
To: mediacare <mediacare@yahoogrou ps.com>
Sent: Sunday, November 23, 2008 2:49:29 PM
Subject: [mediacare] Yoga Diharamkan di Malaysia, Indonesia Jangan Ikutan

Malaysia ini lama2 jadi kayak "negara Taliban". Tak boleh dibiarkan Indonesia bergerak seperti Negeri Jiran itu.

Minggu, 23/11/2008 11:02 WIB

Fatwa Haram Yoga Malaysia
India Hanya Pengaruhi Musik Dangdut, Larangan Yoga Tak Perlu
Nograhany Widhi K - detikNews

Jakarta - Badan Tertinggi Islam di Malaysia melarang umat muslim melakukan yoga karena dianggap mengancam akidahnya. Indonesia tidak perlu mengikuti fatwa itu, karena pengaruh India di Indonesia tak sebesar di Malaysia.

"Saya jarang mendengar orang muslim di sini melakukan yoga. Itu kan pengaruh budaya India. Orang India di Malaysia itu banyak, lebih banyak daripada di Indonesia. Jadi pengaruhnya kuat," ujar Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ali Mustafa Yakub kepada detikcom, Sabtu (22/11/2008) .

"Kalau di Indonesia, India paling hanya mempengaruhi musik dangdut," imbuhnya.

Ali menilai keputusan Badan Tertinggi Islam Malaysia itu tidak salah untuk menyelamatkan akidah.

"Kenapa di sini tidak perlu? Karena mungkin tidak ada (yang melakukan yoga). Kalaupun ada, tidak kelihatan, jadi ya nggak masalah," kata dia.

Lagi pula, kondisi di Malaysia dan Indonesia tidak sama. Mengenai yoga yang dijadikan latihan kebugaran, Ali berpesan agar umat muslim berolahraga yang aman bagi raga dan juga akidah.

"Cari olahraga yang tidak membahayakan baik untuk kesehatan maupun untuk akidah," pesan Ali.(nwk/nrl)


__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: