17 November 2008

Re: [ac-i] Acara 'Gong Campursari Campurtokoh', TVRI, Minggu 16 Nopember 2008

Terima kasih, Bu Rosita Noer,
Kalau di Beijing, mohon disempatkan mampir ke Forbidden City. Kita di Indonesia, mempunyai Kerajaan Majapahit yang seumur dengan Forbidden City, mereka punya masih utuh tapi Majapahit sudah tidak jelas bekasnya.Memang ada beberapa candi dan Kolam Segaran, tapi gambar atau seperti apa bentuk kraton Majapahit, tidak ada. Konon kebiasaan bangsa kita, sering menghancurkan produk pendahulunya. Mudah2-an salah. Kita sedang mencoba menggalang mereka2 yang peduli Majapahit melalui Komunitas Peduli Majapahit (www.forummajapahit.org) untuk melestarikan dan merekonstruksi Majapahit.
 
Salam,
Luluk


 
2008/11/16 <rosita@rositanoer.com>

Selamat atas Acaranya! Salam dar Beijing! Rosita SN

Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network


From: "luluk sumiarso" <lsumiarso@gmail.com>
Date: Sun, 16 Nov 2008 07:06:00 +0700 Subject: [ac-i] Acara 'Gong Campursari Campurtokoh', TVRI, Minggu 16 Nopember 2008

Dalam rangka melestarikan seni budaya  tradisional, TVRI bekerjasama dengan Paguyuban Puspo Budoyo dan Mustika Ratu akan menampilkan Acara "Gong Campursari Campurtokoh"(GCC), kalau tidak ada perubahan, mulai Minggu 16 Nopember 2008 pukul 21.50 (setelah selesai acara Siaran Bersama Indonesia-Malaysia). Rencanannya akan disiarkan dua minggu sekali. Acara ini akan terdiri dari Lantunan Lagu-lagu Campursari, Ringkasan Fragmen Ketoprak Tokoh, Wawancara dengan Tokoh-Tokoh Pecinta-Penggiat Budaya/Budayawan, dan 'audisi' yang disebut "Fit & Proper Test Calon Penyanyi Campursari', dengan pembawa acara Eko DJ. Bagi yang mencintai seni-budaya tradisonal, selamat menyaksikan.


__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: