15 November 2008

[ac-i] Setelah Sukses di Yogya, Kini ‘Tikungan Iblis Pentas di Surabaya

Press release
Setelah Suses di Yogya, Kini `Tikungan Iblis Pentas di Surabaya

"SESUNGGUHNYA aku ini takut kepada Allah. Takuuut kepada Allah.
Takuuut takuut kepada Allah," ucap tokoh Iblis. Pengakuan yang sangat
mendasar itu menjadi bantahan Iblis yang selama ini selalu dicap
sebagai tokoh jahat, raja kegelapan dan saingan Tuhan.
"Tolong bedakan Iblis dengan Setan. Iblis itu makhluk pemula ciptaan
Tuhan, sebelum para malaikat yang lain. Sedang setan itu adalah
gelombang enerji negatif yang muncul dalam diri manusia. Iblis seratus
persen berada di dalam dan di bawah susunan kekuasaan Tuhan!"
Diatas tadi merupakan penggalan dialog Smarabhumi (diperankan oleh
Joko Kamto) yang ada repertoar 'Tikungan Iblis' karya budayawan Emha
Ainun Nadjib. Rencana repertoar `Tikungan Iblis' akan dimainkan Teater
Dinasti bersama Komunitas KiaiKanjeng pada 19 November 2008 di
Gramedia Expo, Surabaya.
Pementasan `Tikungan Iblis' ini merupakan kebahagiaan keluarga Teater
Dinasti setalah sekian waktu ini vakum cukup lama dari gelangan
perteateran di kota Yogya. Penyutradaraan pementasan ini digarap Fajar
Suharno dan Jujuk Prabowo. Musik digarap Robiet Santosa dan Kiai
Kanjeng. Didukung para aktor yaitu Joko Kamto, Novi Budianto, Tertib
Suratno, Jemek Supardi, Eko Winardi, Cithut DH, Seteng, Bambang
Susiawan, Untung Basuki dan puluhan aktor muda lainnya. Penata multi
media yaitu Ipung Wai Ming. Mereka didampingi kontributor gagasan dari
aktivis LSM Fauzie Ridjal dan Toto Rahardjo.
Pementasan ini akan digelar di beberapa kota, dan Yogya merupakan
kesempatan perdana repertoar ini digelar. Pentas di Yogya kali ini
merupakan terselanggara atas kerjasama Komunitas Bangbang Wetan.
Bagi Emha, pementasan ini merupakan wujud kebahagiaan Keluarga Besar
Dinasti dan Kiai Kanjeng. "Kebahagiaan persaudaraan merupakan nilai
yang paling tinggi, di samping pencapaian kreativitas. Saya merasakan,
kini untuk saling mencintai makin lenyap dari kehidupan bangsa kita.
Yang ada lebih banyak prasangka, bahkan kebencian. Saya kok yakin,
kesenian dapat menjadi media efektif untuk menyuburkan semangat
mencintai antar sesama manusia," kata Emha .
"Selama ini Iblis selalu jadi kambing hitam manusia dalam kesalahan.
Padahal manusia berbuat jahat didorong oleh nafsunya sendiri yang
mewujud dalam godaan yang diistilahkan 'bisikan setan'," kata Emha.

Eko Nuryono
Manager Produksi
(081904138595)

Foto Pementasan di Yogya bisa anda klik di :
http://jemeksupardi.multiply.com/photos/album/38/Pentas_Tikungan_Iblis_Teater_Dinasti


------------------------------------

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/artculture-indonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/artculture-indonesia/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:artculture-indonesia-digest@yahoogroups.com
mailto:artculture-indonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
artculture-indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: