29 November 2008

[ac-i] sastra kok disebut pornografi? dari sebuah polemik

Hudan dan Buku Esainya

sayyid — January 4, 2008 / 9:49 pm

Topik: Resensi buku, Sastrawan, Seputar Dunia Sastra Indonesia

desaincover.jpg

Tentunya anda sudah kenal dengan Hudan Hidayat. Salah satu tokoh yang menggegerkan dunia Sastra Indonesia setahun belakangan dengan polemik Sastra Kelamin. Masih ada beberapa nama lain seperti Taufik Ismail, Saut Situmorang, TUK/KUK, Rumah Dunia dll.

Awal tahun 2008 ini, Hudan meluncurkan sebuah buku esainya yang diberi tajuk "Nabi Tanpa Wahyu" diterbitkan oleh Penerbit PUstaka puJAngga Lamongan. Isi dari bukunya ini berisi tentang ritme perkembangan polemik Sastra Selangkangan versi Hudan dan keberpihakan Hudan terhadap Utan Kayu.

Ah, Polemik Itu

Beberapa sastrawan yang saya temui dan tanyai di seputaran Minangkabau, sepakat bahwa polemik tersebut tak berujung dan tak sehat. Makanya, tak banyak sastrawan Minang yang ikut terlibat dalam polemik ini. Hanya menyimak dan berkarya terus. Bahkan seolah-olah ketika kawan-kawan sastrawan Jawa sibuk berbicara tentang polemik tersebut, sastrawan Minang sibuk pula membombardir tulisannya ke media massa.

Tentang Hudan yang menerbitkan buku tentang polemik ini, sebagai pribadi saya agak kurang setuju sebab menegaskan bahwa perang terbuka antara kalangan sastrawan masih terbuka luas. Namun sebagai penulis muda, penerbitan buku "Nabi Tanpa Wahyu" ini bisa dijadikan referensi bahwa Sastra Indonesia pernah berpolemik kotor (karena polemik ini sudah berisi kata-kata makian dsb).

Seorang senior menulis pernah bilang sama saya tentang polemik ini. "Ini adalah sejarah hitam Sastra Indonesia."

Saya pun berpikir, benar juga. Polemik itu akan asyik dan indah jika dibarengi sikap menghargai sabar. Tanpa ada amarah, dan terpenting argumen yang logis. Dan menurut saya hal itu yang membuat diskusi menjadi tambah kaya. Sedangkan polemik ini?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.

1.

somi

hi,,sy somi
sy cuma mau tanya,,apa kira2 novel/cerpen kalo bisa karya sastra yang yang cocok(mudah dipahami dan memiliki nilai hidup) di baca untuk remaja usia 18 tahun-25 tahun yang putus sekolah dan tinggal di pedalaman? soalnya sy mau kirim tapi bingung,,,,

January 29th, 2008 at 10:44 pm
2.

sayyid

Aku pikir, jika usianya sudah mencapai 18 tahun ke atas, novel apapun atau karya sastra apapun layak untuk dikonsumsi. Namun, jika aku boleh usul, mungkin bisa dimulai dari novel seperti Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata…

February 2nd, 2008 at 2:01 pm
3.

hudan hidayat

terima kasih ya, telah mengapresiasi dunia sastra indonesia. salam hormat dari saya.
hudan

July 21st, 2008 at 8:16 pm
4.

isyana siregar

great job hudan….

August 22nd, 2008 at 5:49 pm
5.

hudan hidayat

iya isyana kamu di multiply juga ya? rame di sana kan. sastra memang untuk siapa saja tak ada patokan.

maaf aku tanya blog siapakah ini? wawan ya? kucari identitasnya gak ketemu. oh sayyid ya. terima kasih sayyid.

hudan


Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

------------------------------------

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/artculture-indonesia/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/artculture-indonesia/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:artculture-indonesia-digest@yahoogroups.com
mailto:artculture-indonesia-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
artculture-indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: