31 Oktober 2008

[ac-i] Re: [mediacare] Undangan Liputan Pergelaran Kesenian Sumbawa

 
----- Original Message -----
Sent: Saturday, November 01, 2008 12:36 AM
Subject: [mediacare] Undangan Liputan Pergelaran Kesenian Sumbawa

Kepada
Yth, Redaktur Media cetak, online dan elektronik
di
tempat
 
 
Hal        : Undangan Liputan
 
 
 

Undangan

HALAL BI HALAL DAN SILATURRAHIM

MASYARAKAT SUMBAWA PERANTAUAN

"Implementasi nilai-nilai budaya daerah sebagai kekayaan & khasanah budaya nasional"

 

 

Assalamu'alaikum Wr.Wb

 

Teriring salam dan do'a semoga Bapak/Ibu/saudara selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT, Amien.

 

Berkenaan dengan pelaksanaan Halal Bi Halal dan Silaturrahim Tau Samawa Leng Rantau ( Masyarakat Sumbawa di Tanah Rantau ), dengan ini kami mengundang Bapak / Ibu/ saudara untuk menghadiri dan menyaksikan pergelaran kesenian Sumbawa yang Insya Allah dilaksanakan pada :

 

Hari                  : Ahad, 2 November 2008

Jam                  : 09.00 – 12.00 WIB

Tempat : Ball Room Hotel Hyat Aryaduta Jakarta

                          Jl. Prapatan Tugu Tani Jakarta Pusat

 

Demikian atas kehadiran Bapak / Ibu / Saudara kami sampaikan terima kasih

 

Wassalamu'alaikum Wr. WB

 

IKATAN KELUARGA SUMBAWA ( IKASUM ) JAYA

 

 

 

L. B. Hermawansyah, SE                                                                  Yan Sirajuddin, MK

       Ketua Umum                                                                                   Sekretaris Umum

 

 

 

Prof. DR. H.M. Din Syamsuddin

Dewan Pembina

 

 

 

 

 

 

Kontak Media :  Arif Hidayat ( 021-70960307, 08122007378)

 

 

SUSUNAN ACARA:

 

Waktu

Acara

PJ / Pelaksana

08.00 – 09.00

General Check

OC & SC

09.00 – 09.05

Pembukaan

MC

09.05 – 09.10

Qalam Illahi

Farid Yahya

09.10 – 09.15

Laporan Panitia

Drs. A. Rahim Mahmud

09.15 – 09.25

Sambutan Ketua Umum IKASUM Jaya

L.B. Hermawansyah, SE

09.25 – 10.00

Sambutan Tokoh Masyarakat Sumbawa

Prof. DR. H.M. Din Syamsuddin

 

10.00 – 10.20

Sambutan Gubernur DKI Jakarta

DR. H. Fauzie Bowo

10.20 – 10.30

Do'a

DR. H. Zulkieflimansyah, SE

10.30 – 11.30

Penampilan Kesenian Daerah Sumbawa:

  1. Sakeco
  2. Ngumang & Balawas
  3. Koor Lagu-lagu Sumbawa
  4. Kelompok "Orbit"
  5. Group Band Religi "Debu"

 

 

Kab. Sumbawa Barat

Kab. Sumbawa

Ibu-ibu IKASUM

Yuni Sarah

DEBU

11.30 – 12.40

Ramah Tamah dan Hiburan

Tim Kreatif

12.40 – 13.00

Penutup & Selesai

OC & SC

 

Catatan:

  1. Pakaian bebas rapi
  2. Hadir 15 menit sebelum acara
  3. Tersedia Door Price
  4. Kontak Media  : Arif Hidayat ( 021-70960307, 08122007378)
 
 
__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

[ac-i] 50 Tahun Studiklub Teater Bandung

Studiklub Teater Bandung Berulang Tahun ke 50

Usia tua tak selalu berkesan renta. Setidaknya itulah yang ingin disampaikan oleh sebuah perkumpulan teater tertua di bumi Indonesia ini.

Studiklub Teater Bandung (STB) pada tanggal 13 Oktober 2008 ini genap berusia 50 tahun. Sebuah usia paling panjang yang mampu diraih oleh sebuah kelompok teater kita. Kota Bandung bisa berbangga karenanya, karena dibanding dengan kelompok teater lain di Indonesia ini, baru Bandung yang memiliki kelompok teater yang mampu bertahan hadir di hadapan publik dengan produktivitas yang berkesinambungan dari tahun ke tahun meski mereka berkegiatan secara mandiri, tanpa subsidi dari Pemerintah.

Organisasi ini pada awalnya didirikan oleh para mahasiswa energik yang saat itu mempunyai semangat kreativitas tinggi dan karenanya membutuhkan sebuah wadah untuk menampung kegiatan mereka. Ada 7 orang mahasiswa, 5 orang diantaranya adalah mahasiswa Seni Rupa ITB, ditambah seorang wartawan Pikiran Rakyat dan seorang mahasiswi Hukum UNPAR yang memprakarsai pendirian STB dengan mendaftarkan Organisasi ini dihadapan Notaris, dan sejak itulah perkumpulan ini kemudian berkiprah tanpa henti di ajang perteateran Indonesia.

Para pendiri itu kini sudah berangkat tua, bahkan sebagian sudah dipanggil pulang kembali menghadap Illahi, tetapi yang tertinggal masih terus bergiat hingga kini, antara lain adalah Prof. DR. Sutardjo AWM, yang masih aktif sebagai pengajar ahli di bidang Psikologi, disamping jabatan-jabatan lain yang disandangnya di berbagai lembaga.

Ketahanan STB menjaga energi kehidupan organisasi adalah karena regenerasi dilakukan melalui pendidikan Seni Peran yang dilakukan setiap tahun, yang diikuti oleh para kawula muda.

Dalam rangka mensyukuri usia setengah abad itu, STB bekerja sama dengan Selasar Sunaryo Art Space, akan menggelar kegiatan bertempat di Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung, pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2008, dimulai pukul 19.00 WIB.

Kegiatan akan diisi oleh pergelaran "Pinangan" karya Anton Chekov yang akan dimainkan oleh perupa Tisna Sanjaya dan isterinya Molly Agustina, dibantu dan disutradarai oleh Yusef Muldiyana. Selain Pinangan, akan ditampilkan pula lakon "Pagi Bening" karya Serafin & Joaquin Alfarez Quintero, dimainkan oleh aktor tua Mohamad Sunjaya dan Yati Suyatna. Juga akan diluncurkan buku-buku peninggalan Suyatna Anirun almarhum, salah seorang pendiri STB yang dihibahkan oleh isteri Suyatna kepada Pustaka Selasar Sunaryo Art Space.

Acara ini diharapkan akan dihadiri selain oleh para sahabat STB, para perupa terkenal, tokoh teater Slamet Rahardjo, Nano Riantiarno beserta Ratna Riantiarno dan tokoh selebriti yang kini menjadi pejabat Pemerintahan yakni Dede Yusuf. Bagi para pecinta teater yang mungkin terluput dari undangan, dipersilakan hadir pada waktunya.

-salam-
Yanni Aman
Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur 100
Bandung 40198
Ph. +62 22 2507939
Fax +62 22 2516508
www.selasarsunaryo.com

Email: <yanni.aman@selasarsunaryo.com>

 


__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

[ac-i] GRATIS ! 4 DVD Dokumenter dari In-Docs

 Untuk mempromosikan film-film dokumenter kepada masyarakat Indonesia, In-Docs akan menyebarluaskan 4 kompilasi DVD film dokumenter secara gratis kepada para peminat film. Film-film yang tergabung ke dalam 4 kompilasi tersebut  (sebagian besar film adalah karya pertama dari sineas muda) mengangkat beragam tema yang menggambarkan situasi Indonesia saat ini. In-Docs berharap film-film ini dapat diapresiasi dengan kritis oleh peminat film, dan mendiskusikannya di milis "docubox" (http://groups. google.com/ group/docubox).

DVD bisa diambil langsung di kantor In-Docs, atau dikirimkan ke alamat masing-masing (ongkos kirim ditanggung sendiri oleh peminat DVD). Kami hanya menggunakan kurir Pandu Logistics, untuk informasi tarif pengiriman silakan cek ke http://www.pandulog istics.com/ en/etools2. asp. Bila kota anda tidak mendapatkan layanan Pandu Logistics silahkan hubungi e-mail sofie@in-docs. com.

Ongkos kirim bisa ditransfer via:

BCA, atas nama: Zakiah No rek: 4551172656 (KCP Gondangdia) ;
Mandiri, atas nama: Sofia SR, No rek: 1230004936946 (cab. TIM Cikini).
Harap kirim email setelah mentransfer dengan menyebutkan jumlah & waktu transfer, dan mengembalikan "form peminat DVD" yang terlampir bersama email ini.

Peminat DVD yang berada di kota-kota berikut ini bisa juga mengambil DVD di mitra lokal kami (mulai minggu ke-2 November):

DENPASAR
Minikino: Edo / 0813-53229865 / edo@minikino. org

JEMBER
Hybrid Communication: Donny / 0812-4906689 / donnydellyar@ yahoo.com

MAKASSAR
Rumah Ide: Arfan / 0852-42718141 / appang_silo@ yahoo.com

MEDAN
UKM Fotografi: Fakhrullah / 0852-70001027 / fakhrullah27@ yahoo.com

PADANG
Komunitas Seni Hitam Putih: Mila / 0813-74853924/ katakemudian@ yahoo.com

SOLO
KineKlub UNS: Dimas / 0813-35787300 / d1m_2doank@yahoo. com

SURABAYA
Interlude: Wisnu / 0817-5090070 / wisnubenu@yahoo. com

CATATAN:
- Hubungi no. tlp dengan menelepon (jangan via SMS)
- Bila film-film yang termasuk ke dalam kompilasi ini ingin dipertontonkan kepada publik luas, harap hubungi In-Docs untuk izin pemutarannya.

Daftar kompilasi DVD:

: : KICKSTART!  2006 : :
film-film dokumenter hasil pelatihan In-Docs di Denpasar

NANGIANG BARONG
oleh Ananta Wijaya & Dwitra Juli Ariana
Indonesia | 2006 | 15 min. | English sub.
Kisah tentang masyarakat desa Kiadan dalam menanggulangi beragam bencana musibah yang menimpa mereka. Secara sekala (logika) sehari-hari masalah  tersebut tak terpecahkan, maka mereka melakukan upaya niskala  (spiritual-budaya) yakni nunas bawos ngatur desa (bertanya ke orang pintar ke empat penjuru mata angin). Hasilnya, mereka harus nangiang barong (membangkitkan kembali tapakan barong). Berhasilkah mereka?

AKU BUKAN MALING
oleh Susi Andrini & Made Suarbawa
Indonesia | 2006 | 14 min. | English sub.
Na'lim, pemuda desa Pegayaman, Bali, sering dicurigai sebagai maling,  perampok, atau pembunuh. Pandangan ini membawa kesulitan ekonomi dan  sosial bagi warga Pegayaman pada umumnya. Mereka dikucilkan, kesulitan  mendapatkan pekerjaan, teman atau pasangan hidup dari luar Pegayaman. "Daripada kawin sama orang Pegayaman, lebih baik kawin sama kambing",
konon ada yang berujar demikian. Namun Na'lim tidak menyerah begitu saja
pada keadaan.

KOLOK
oleh Bayu Sakti Wijaya, Dewa Made Merta Suardana, I.B. Putu Suwenda
Indonesia | 2006 | 14 min. | English sub.
Seperti apa kehidupan masyarakat kolok (bisu-tuli) di desa Bengkala,  Bali? Bagaimana mereka ber"bicara" satu dengan yang lain? Sudarma -  salah seorang kolok, tidak merasa dirinya berbeda dengan orang-orang lain yang berpendengaran normal. Ia mampu menghidupi keluarga walaupun dengan seadanya. Selain itu, Sudarma juga menyukai kegiatan tajen (sabung ayam), dan menjadi anggota kelompok tari janger Kolok di Bengkala.

MENGEJAR FATAMORGANA
oleh Muji Ananta, Erwin Agus Handaka
Indonesia | 2006 | 12 min. | English sub.
Asri, seperti kebanyakan gadis Bali lainnya yang 'mesti' belajar menari Bali, sebenarnya mendambakan terjun ke dunia model yang gemerlap. Cita-cita ini didukung penuh oleh ayah Asri. Piala demi piala akhirnya diraih Asri dari kiprahnya sebagai model, melalui pengorbanan besar dalam hal waktu dan dana. Namun dengan tak disangka, keluwesan Asri menari tradisional

------------ --------- --------- -----

: : KICKSTART! 2007 : :
film-film dokumenter hasil pelatihan In-Docs di Makassar

PAGGOYANG CADDIA
oleh Lusyanne Erhid Sall, Syamsir, dan Nila Karlia S
Indonesia | 2007 | 16 min. | English sub.
Yusuf, Si Paggoyang Caddi, putus sekolah sejak kelas III SD, di usia 10 tahun. Ia telah menggeluti pekerjaan mengayuh becak selama 4 tahun dan kerap mengalami kekerasan baik di rumah maupun di jalanan. Namun sebagai anak-anak, selayaknya anak seusianya, ia tetap bermain di sela waktu bekerja. Ia juga memiliki mimpi, ingin jadi polisi atau tentara.

(JANGAN) ADA KUSTA DI ANTARA KITA
oleh M. Aan Mansyur dan Nurlina
Indonesia | 2006 | 14 min. | English sub.
Penyakit kusta dalam pandangan masyarakat dianggap sebagai penyakit aib dan kutukan. Hal itu menyebabkan penderita kusta mengalami banyak diskriminasi. Abanda, seorang anak dari keluarga penderita kusta berjuang melepaskan keluarganya dari situasi seperti itu dengan bermain bola. Setelah dua kali membawa Indonesia menjadi salah satu tim U-12 terbaik dunia, kini Abanda terus bermain bola dengan satu tujuan; membahagiakan keluarganya.

TAWURAN ANTAR MAHASISWA
oleh Edi Sumardi dan Rio Ahmad
Indonesia | 2006 | 14 min. | English sub.
Naston dan Muh. Gazali adalah korban dan pelaku tawuran antar mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Akibat tawuran pula dibangunlah tembok pembatas yang memisahkan antara Fakultas Teknik dan Fakultas Bahasa dan Seni.

UANG NAIK
Oleh Ulfiani dan Muhammad Ishak
Indonesia | 2006 | 12 min. | English sub.
Menikah bukanlah hal yang mudah, karena bermodalkan cinta tidaklah cukup! Mengangkat kisah Rio, pemuda Makassar, yang gagal menikah dengan kekasihnya akibat tidak dapat memberikan 'Uang Naik' sesuai keinginan keluarga kekasihnya.

------------ --------- --------- -----

: : DOCUBOX 2006 : :

LUKAS' MOMENT
oleh Aryo Danusiri
Norway/Indonesia | 2005 | 60 min.
Sutradara tidak memilih untuk menangkap gambaran selama ini tentang Papua yang penuh konflik, melainkan menceritakan tentang Lukas, seorang nelayan yang bekerja keras untuk membiayai pendidikannya. Lukas memulai usahanya dibantu oleh sebuah lembaga LSM. Dengan tempo mengikuti suasana setempat, Lukas' Moment memperlihatkan hambatan yang dihadapi Lukas, ketika ia menjual ikan tangkapannya tanpa melalui perantara.
        Best Student Film - Royal Anthropological Instutite Festival 2005.

13 SEPTEMBER
oleh Shalahuddin Siregar
Indonesia | 2005 | 20 min.
Tori (14 tahun) pulang ke rumah keluarganya di Kupang, NTT setelah 4 tahun ia tinggal di penampungan pengungsi anak-anak di Yogyakarta. Orangtua Tori adalah rakyat Timor Leste yang memihak Indonesia, dan mengungsi di Kupang. Tori membawa surat teman-temannya di penampungan untuk orang tua mereka yang jarang mendengar kabar tentang anak-anaknya.
        Metro TV Eagle Award 2005 Finalist

JOKI KECIL
oleh Yuli Andari M, Anton Susilo
Indonesia | 2005 | 20 min.
Pacuan kuda adalah tradisi rakyat yang populer di Sumbawa. Para pengendara kuda adalah anak-anak yang nasibnya tidak sebagus para pemilik kuda. Joki kecil harus menaiki kuda liar tanpa peralatan keamanan yang memadai dengan imbalan yang tidak seberapa. Orang-orang yang berperan dalam pacuan kuda ini, ikut andil dalam arena kemenangan, kebanggaan, perjudian dan kepedihan.
        Best Documentary and Favorite Film at Metro TV Eagle Award, 2005
        Best Short Documentary at Festival Film Pendek KONFIDEN, 2006
        Best Short Documentary at Jakarta Slingshort Festival, 2006
        Best Short Documentary at Asian Competition Section, Tehran
        International Short Film Festival, IRAN, 2006
        Runner Up Best Documentary at Asian Television Awards, SINGAPORE, 2006
        Best Documentary at Festival Epona, Franch, 2007

BUNGA DIBAKAR
oleh Ratrikala Bhre Aditya
Indonesia | 2005-46 min
Film ini mencoba merekonstruksi perjalanan hidup dan perkembangan kejiwaan serta pergolakan batinnya. Dari seorang Munir, aktivis muslim yang sangat ekstrim, menjadi seorang Cak Munir yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati nilai-nilai kemanusiaan, antikekerasan dan berjuang tanpa kenal lelah melawan praktek-praktek otoritarian serta militeristik. November 2004, Indonesia dikejutkan oleh kematian Munir yang misterius dalam perjalanannya ke Belanda. Munir dikenalsebagai aktivis tanpa kenal takut, ia juga seorang suami dan ayah yang mencintai istri dan kedua anaknya.

------------ --------- --------- -----

: : DOCUBOX 2007 : :

SUSTER APUNG
oleh Andi Arfan Sabran dan Suparman Supardi
Indonesia | 2006 |15 min
Hj. Rabiah telah bertugas sebagai perawat selama 28 tahun hingga sekarang di kepulauan Liukang Tangaya di selatan Pulau Sulawesi, dekat perairan laut Flores. Ia harus menembus ganasnya gelombang laut dan melawan batas kewenangannya sebagai perawat, serta tidak menyerah oleh
keterbatasan fasilitas yang ada di tempat-tempat terpencil tersebut.
        Winner of Best Cinematography, Best Film and Favorite Film at Metro TV Eagle Award 2006
        Higly commended for Best Documentary Programme at 12th Asian Television Awards 2007          10 nominasi di FFD Jogja tahun 2006 dan di KONFIDEN 2007

DI ATAS REL MATI
oleh Nur Fitriah Napiz dan Welldy Handoko
Indonesia | 2006 | 16 min
Wahyudi, Ropik, Ade dan Wanto menuturkan tetang keseharian mereka sebagai 'anak lori'. Anak-anak ini mencoba bertahan hidup dengan menyediakan jasa transportasi lori dorong, sebuah alat untuk mengangkut penumpang dan barang yang kerap dimanfaatkan oleh warga kampung Dao Atas, Ancol - Jakarta. Latar belakang kemiskinan yang membuat mereka putus sekolah. Kehidupan sebagai anak lori membuat mereka beranggapan bahwa sekolah tidak penting. Hal menimbulkan sikap skeptis dalam memandang masa depan.
        Winner of best editing in Metro TV Eagle Award 2006

SANG PENGGALI FOSIL
oleh B. Ismu Widjaja dan Niken Devi Perwitasari
Indonesia | 2006 |16 min
Cerita tentang dua orang petani yang mempunyai keahlian menggali fosil di situs purbakala Sangiran, Jawa Tengah. Ensinyur karena keadaan geografis dan alasan ekonomi melakukan penggalian fosil untuk dijual secara ilegal. Sedangkan Sudikromo, seorang petani, disela kegiatan sehari-hari mengolah ladang dia melakukan penggalian fosil untuk disumbangkan ke museum Sangiran. Sebuah kekecewaan atas apresiasi dan pengawasan dari museum Sangiran.
        Finalist of Metro TV Eagle Award 2006

MISBACH: GEMERLAP DIBALIK CAHAYA GEMERLAP
oleh Edwin
Indonesia | 2007 | 33 min
Profil Misbach Yusa Biran, pembuat film yang aktif sejak sejarah film Indonesia dicatat hingga sekarang, dimana kecintaannya terhadap film Indonesia tidak pernah padam. Misbach mendirikan arsip film pertama di Asia, yang kita sebut Sinematek Indonesia.

Edwin adalah sutradara muda yang pernah mengejutkan masyarakat film ketika filmnya Kara, Anak Sebatang Pohon menjadi film pendek Indonesia  pertama yang diundang oleh Festival Film Cannes pada tahun 2005.

Salam hangat

Sofie
Koordinator Eksibisi In-Docs
Jl. Sutan Syahrir 1C Blok 3-4
Jakarta Pusat 10350
T. 021-31925115/ 113
F. 021-31925360Email: sofie@in-docs. com


__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

[ac-i] Polisi Moral Akan Segera Muncul RE: [Jurnal Perempuan] Ikut berduka Cita: RUU APP Disyahkan

Waduh jangan mBak, kalau artis dan pelaku seni protes pakai cadar, geng-geng talibanis ini justru senang. Wong saya hampir-hampir percaya UU ‘porno’ ini insya Allah hanyalah pintu gerbang. Tujuan akhirnya ya MENTALIBANKAN laki-laki dan perempuan Indonesia. Rumah tidak boleh berjendela, anak tidak boleh bermain, segala macam media cetak elektronik diberangus, perempuan tidak boleh sekolah, tidak boleh bekerja, tidak boleh keluar rumah, kalaupun terpaksa keluar rumah harus berbaju hitam legam dari ujung rambut sampai ujung kaki tinggal kelihatan mata doang.

 

Oh ya, sekadar info, POLISI MORAL sudah akan muncul. Tadi di khotbah Jumat, si pengkotbah (dari FUI kalau tidak salah) sibuk memuji UU ‘porno’ seraya mencap kafir pada penolak UU blekhutuk ini. Benar-benar khotbah memuakkan, satu-satunya hal yang membuat saya bertahan tidak meninggalkan Jumatan adalah semata-mata karena Jumatan adalah perintah Allah Azza Wajalla. Seandainya tadi itu adalah acara kumpul-kumpul duniawi, sudah tentu saya akan langsung angkat kaki.

 

Yang lebih berbahaya, di khotbah itu dia mempromosikan pembentukan ‘SATGAS AKHLAK BANGSA’ (atau mirip-mirip begitulah, karena saya sudah tidak concern saking muaknya). Selesai Jumatan, kemudian dia panjang lebar menjelaskan ‘Satgas’ itu seraya mengajak jemaah untuk bergabung menjadi anggota satgas moral itu. Tugasnya antara lain mendata dan mencegah perilaku pornografi dan pornoaksi di lingkungan masing-masing, melaporkan siapa-siapa yang kerap berbaju tidak islami di luar rumah, atau siapa-siapa yang kerap menonton BF. Bikin muntah saja..

 

Regards,

Imam

 

From: jurnalperempuan@yahoogroups.com [mailto:jurnalperempuan@yahoogroups.com] On Behalf Of TANUHANDARU Monica
Sent: 31 Oktober 2008 1:10
To: jurnalperempuan@yahoogroups.com
Subject: Re: [Jurnal Perempuan] Ikut berduka Cita: RUU APP Disyahkan

 

untuk protes, semua artis dan pelaku seni muncul memakai cadar.
Monica via BlackBerry

__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content