23 September 2008

[ac-i] New open Gallery

Now Open!!!

 

The First Watercolor Gallery in JAKARTA...

 

 

"PHTHALO GALLERY"

(Aquarelle GALLERY BY aGUS bUdiyanto & Friends)

Jl. Kemang Selatan VIII No. C/4

Jak-sel 12730

Phn. 021-7182587

 

 

Visit us...

 

Thx



----- Original Message ----
From: abdul malik <filantrophi@yahoo.com>
To: mediacare@yahoogroups.com; jambore_kebudayaan@yahoogroups.com; pojokteater@yahoogroups.com; ngobrolin_teater@yahoogroups.com; forum_teater_indonesia@yahoogroups.com; woroworosenikita@yahoogroups.com; artculture-indonesia@yahoogroups.com; komunitas_merapi@yahoogroups.com; dk_jatim@yahoo.com; fozarts@yahoo.com; ribut_wijoto@yahoo.com; isw@kompas.com; komunitasutankayu@yahoogroups.com; media-jatim@yahoogroups.com
Sent: Monday, September 22, 2008 12:53:05 PM
Subject: [ac-i] Terbit: Teater Absurd Martin Esslin

Judul             : Teater Absurd

Penulis          : Martin Esslin

Penerjemah   : Abdul Mukhid

Editor            : Max Arifin

Kata Pengantar: Kurniasih Zaitun

Penerbit         : Pustaka Banyumili

Terbitan          : Mojokerto, September 2008

Tebal              :xii + 331 halaman

Harga:  (lewat japri saja ya…)

Alamat           : Kradenan 2/25  Kota Mojokerto 61324 Jatim.

Email: pustakabanyumili@ gmail.com.

SMS: 081 80 3230 472

 

Ini adalah sebuah buku tentang perkembangan teater kontemporer: jenis drama yang diasosiasikan dengan nama-nama Samuel Beckett, Eugene Ionesco, Jean Genet, Arthur Adamov, dan sejumlah penulis garda depan di Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Amerika Serikat.

 

Martin Esslin, lahir di Budapest , berguru di Vienna , Austria , mendapatkan gelar Profesor Drama di Stanford University. Esslin meninggal di London 24 Februari 2002 di usianya yang menginjak 83 tahun.

 

Teater Absurd (diterjemahkan dari The Theatre of the Absurd , 1962),  adalah buku yang pantas dijadikan pedoman oleh setiap pekerja seni khususnya pekerja teater atau drama.

 

Buku yang sederhana, tidak memberikan informasi yang berlebihan dan muluk-muluk. Menimbulkan sebuah gairah untuk menuntaskan detil demi detil bagiannya. Mengurai setiap simpul teater yang rumit dan membingungkan. Patut dibaca – meski hanya sekedar untuk menyeimbangkan sebuah logika seni – bagi siapa saja yang menyatakan dirinya tertarik pada dunia teater.

 

Pendek kata, Martin Esslin mengemas keluasan informasi dengan sangat relevan. Sebuah maha karya yang lahir dari sebuah rasa cinta yang sangat dalam; kecintaan pada dunia seni. Buku yang membuka cakrawala baru tentang drama modern. Sangat layak untuk mengisi perpustakaan para aktor atau dramawan atau pekerja teater atau bahkan hanya seorang pemerhati dunia teater. (***)

 



__._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: