15 Juli 2008

[ac-i] Fw: [HKSIS] Xi Jinping tentang Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok (1).



--- On Tue, 15/7/08, santoso.bernard@neuf.fr <santoso.bernard@neuf.fr> wrote:
From: santoso.bernard@neuf.fr <santoso.bernard@neuf.fr>
Subject: [HKSIS] Xi Jinping tentang Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok (1).
To: HKSIS@yahoogroups.com, SADAR@netvigator.com
Date: Tuesday, 15 July, 2008, 6:10 PM

 Xi Jinping tentang Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok.

Tahun 2008 ini adalah ulang-tahun ke-30 dilancarkannya politik gaige kaifang, Reformasi dan Keterbukaan, di Tiongkok. 30 tahun Reformasi dan Keterbukaan Tiongkok adalah 30 tahun perkembangan Tiongkok yang mencengangkan Dunia, 30 tahun perkembangan dengan kecepatan tinggi. Setelah 30 tahun ini, Rakyat Tiongkok kini lebih mantap lagi meneruskan jalan yang dilalui selama ini, langkahnya lebih rapi, lebih lebar dan lebih serempak. Para pemerhati masalah-masalah Tiongkok sangat tergelitik ingin mengetahui apa gerangan kunci sukses Tiongkok selama ini? Aji-aji apa gerangan yang dapat membuat tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok selama ini terus-menerus tinggi, bahkan yang lima tahun akhir-akhir ini mencapai dua angka? Dengan maksud supaya bisa mengerti dengan baik politik yang dijalankan Tiongkok selama ini, saya lampirkan di sini artikel yang ditulis oleh Xi Jinping, Wakil Presiden Tiongkok, yang juga Anggota Dewan Harian Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan juga Direktur Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok. Artikel ini, sebagai pidato introduksi pada pembukaan  Angkatan Belajar Musim Semi 2008 Sekolah Partai Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, dimuat di Majalah Qiu Shi pada bulan Maret 2008.

Dalam artikel ini, Xi Jinping menunjukkan bahwa sukses-sukses Tiongkok selama ini, baik sukses-sukses dalam Revolusi Demokrasi Baru  maupun Pembangunan Sosialis Tiongkok, terutama Pembangunan Sosialis Tiongkok 30 tahun akhir-akhir ini, adalah berkat keberhasilan melakukan pentiongkokan Marxisme-Leninisme, berkat keberhasilan memadukan kebenaran umum Marxisme-Leninisme dengan realitas Tiongkok. Dari Buku Han Su Yin tentang Zhou Enlai yang baru-baru ini edisi Indonesianya diterbitkan oleh Hasta Mitra, jelas kelihatan bagaimana sejak berdirinya, Partai Komunis Tiongkok selalu berusaha keras mentiongkokkan Marxisme-Leninisme, berusaha keras memadukan kebenaran umum Marxisme-Leninisme dengan realitas kongkret Tiongkok, yang ini juga sesuai dengan pandangan Marx dan Lenin sendiri yang menganggap bahwa ide-ide mereka bukan dogma, melainkan pedoman aksi, dan pentrapannya harus dipadukan dengan realitas kongkret di tempat masing-masing. Xi Jinping menekankan bahwa suksesnya Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok sebagai hasil inovasi teori yang diperoleh Partai Komunis Tiongkok dalam mendorong maju pentiongkokan Marxisme dalam masa Reformasi dan Keterbukaan disebabkan karena Partai Komunis Tiongkok tidak hanya telah membuang pengertian dogmatis terhadap Marxisme, tetapi juga telah melawan anjuran salah untuk mencampakkan sistim dasar Sosialisme.

Bagi kita, belajar dari pengalaman Tiongkok berarti belajar dengan sungguh-sungguh semangat mandiri, berusaha keras mencari jalan keluar dari lingkaran setan keterpurukan Indonesia. Harus berusaha keras menyimpulkan pengalaman tentang keterpurukan sendiri, belajar dari kesuksesan dan kegagalan orang lain, belajar teori-teori maju hasil pengalaman orang lain dan dengan kreatif memadukannya dengan realitas kongkret Indonesia. Harus sungguh-sungguh melakukan studi banding dari pengalaman Negeri lain  tanpa memboroskan uang Rakyat melakukan "Kunjungan Studi Banding" tiap tahun, menggunakan dengan sungguh-sungguh metode berpikir MDH tanpa perlu menepuk dada sebagai jago yang ngelotok MDH.

Sebentar lagi ulang-tahun ke 63 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sudah 63 tahun Rakyat Indonesia meniti "Jembatan Emas"
Kemerdekaan  Indonesia untuk mencapai "Pulau Harapan", pulau di mana "Masyarakat Adil dan Makmur" berada. Mudah-mudahan "Pulau Harapan"  yang kita tuju itu bukanlah sekedar fatamorgana yang semakin dituju semakin lenyap.


                                                                                                                                               Djoko.





Tentang Beberapa Kesan dan Pengertian Belajar Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok.

                                                                   (1)                                                           Xi Jinping.


Kongres ke-XVII Partai adalah suatu kongres yang sangat penting yang diselenggarakan dalam tahap reformasi dan perkembangan yang menentukan di Negeri kita, kongres yang telah memberikan jaminan yang kuat di bidang ideologi, politik dan organisasi untuk memperoleh kemenangan-kemenang an baru dalam pembangunan secara menyeluruh Masyarakat Cukup Sejahtera, untuk menciptakan situasi baru usaha Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. Kongres ini, berdasarkan penyimpulan proses historis dan pengalaman berharga Reformasi dan keterbukaan, secara kreatif menunjukkan dan secara mendalam menerangkan Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, ini merupakan sumbangan besar di bidang teori. Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok meliputi Teori Deng Xiaoping, Pikiran Penting "Tiga Mewakili" dan Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan. Serentetan pandangan teoritis penting, pikiran strategis penting, pengaturan kerja penting yang ditetapkan oleh Kongres ke-XVII Partai, semuanya terbentuk di bawah bimbingan Teori Deng Xiaoping, Pikiran Penting "Tiga Mewakili" serta Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan. Menguasai secara menyeluruh Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok adalah sangat penting untuk mengerti secara mendalam ketepatan dan keilmiahan serentetan ide-ide baru, pandangan-pandangan baru, kesimpulan-kesimpul an baru, tindakan-tindakan baru yang diajukan oleh Kongres ke-XVII Partai, adalah sangat penting untuk secara sungguh-sungguh menyatukan pikiran dan tindakan dengan semangat Kongres ke-XVII Partai, menjelmakan kecerdasan dan kekuatan ke pelaksanaan berbagai tugas yang ditetapkan oleh Kongres ke-XVII Partai. Kawan Hu Jintao berulang-kali telah memberikan penjelasan yang brilian tentang Mengibarkan Tinggi-Tinggi Panji Besar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, tentang mempertahankan Jalan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok dan Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, penjelasan tersebut mempunyai arti pembimbing yang penting untuk memahami secara tepat dan menguasai secara menyeluruh Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. Hari ini, tentang pengertian belajar sekitar analisa penting Kawan Hu Jintao tentang Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, yang pokok saya akan berbicara tentang kesan dan pengertian belajar Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok dari 5 segi, untuk kita kaji dan pelajari bersama.


I. Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok adalah hasil inovasi teori yang diperoleh Partai kita dalam mendorong maju pentiongkokan Marxisme dalam masa historis baru Reformasi dan Keterbukaan.


Kawan Hu Jintao menunjukkan, Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok adalah hasil terbaru pentiongkokan Marxisme, secara keseluruhan termasuk hasil teori dari lompatan historis kedua pemaduan Marxisme-Leninisme dengan realitas Tiongkok. Tesis penting ini, dari hubungannya dengan waktu dan ruang telah mengajukan garis batas ilmiah terhadap lahir dan berkembangnya Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, telah memberikan dasar pokok bagi kita untuk mengerti secara tepat kedudukan historis Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok dalam proses pentiongkokan Marxisme.

Partai Komunis Tiongkok adalah partai yang sangat mengutamakan bimbingan teori, tidak henti-hentinya mendorong pentiongkokan Marxisme, mampu melakukan inovasi teori. Pentiongkokan Marxisme di sini, artinya pemaduan prinsip-prinsip dasar Marxisme dengan realitas kongkret Tiongkok dan ciri-ciri khusus jaman, dengan menggunakan pendirian, pandangan dan metode marxis menyelidiki dan memecahkan masalah-masalah kongkret Revolusi, Pembangunan dan Reformasi Tiongkok, mempertahankan dan mengembangkan Marxisme; yaitu dengan menggunakan bahasa Etnis yang disenangi Rakyat Tiongkok, menjelaskan teori Marxisme, menerangkan hukum-hukum Revolusi, Pembangunan dan Reformasi Tiongkok, sehingga bisa menjadi Marxisme yang berlanggam Tiongkok, berwatak Tiongkok. Pendapat ilmiah pentiongkokan Marxisme ini, yang paling dulu diajukan oleh Kawan Mao Zedong dalam Sidang Pleno ke-VI yang diperluas dari Kongres ke-VI Partai pada bulan Oktober 1938. Beliau secara jelas menunjukkan, anggota Partai Komunis yang menjadi satu bagian dari Bangsa Tionghoa yang besar dan yang mempunyai hubungan darah dan daging dengan bangsa ini, kalau membicarakan Marxisme dengan meninggalkan ciri-ciri Tiongkok, hanyalah membicarakan Marxisme yang abstrak dan kosong. Oleh karena itu pentiongkokan Marxisme yang di setiap perwujudan membawa sifat-sifat khusus Tiongkok, atau bisa dikatakan menggunakannya berdasarkan ciri-ciri khusus Tiongkok, telah menjadi masalah yang perlu dimengerti secara cepat dan perlu dipecahkan secara mendesak bagi seluruh Partai.

Sejak kelahirannya, Partai Komunis Tiongkok telah menjadikan Marxisme sebagai ideologi pembimbingnya sendiri, oleh karena itu, masih mengajukan tugas pentiongkokan Marxisme, pada pokoknya dapat dikatakan ditetapkan oleh kwalitas unggul teori marxis itu sendiri. Marx dan Engels berkali-kali menunjukkan bahwa teori mereka bukan dogma, melainkan pedoman bertindak; terhadap penggunaan kongkret kebenaran umum teori mereka "setiap kali dan di setiap tempat mengubahnya berdasarkan syarat-syarat historis pada waktu itu". Lenin menunjukkan, teori Marx "yang diajukan hanyalah prinsip-prinsip pembimbing secara umum sedangkan pentrapan prinsip-prinsip ini secara kongkret dikatakan, di Inggris tidak sama dengan di Prancis, di Prancis tidak sama dengan di Jerman, di Jerman juga tidak sama dengan di Rusia". Analisa penulis-penulis klasik marxis ini menunjukkan kepada kita bahwa ajaran-ajaran mereka selamanya secara keras menjadikan realitas obyektif sebagai dasar, sedangkan kehidupan nyata selalu berubah tak henti-hentinya. Intensitas dan kedalaman perubahan ini, sejak hampir seratus tahun ini telah mencapai taraf yang sukar dibayangkan sebelumnya. Oleh karena itu, Marxisme, hanya dengan pemaduan situasi setempat di Negeri masing-masing, maju bersama dengan perkembangan jaman dan sehidup sepenanggungan dengan massa rakyat, baru bisa mengembangkan daya hidup, daya kreasi dan daya inspirasi yang kuat.

Partai kita, dalam praktek lama memimpin Revolusi, Pembangunan dan Reformasi Tiongkok, dengan memadukan prinsip-prinsip umum Marxisme-Leninisme dengan realitas kongkret Tiongkok dan ciri-ciri jaman, dalam mendorong maju terus-menerus pentiongkokan Marxisme, telah melaksanakan dua kali lompatan historis. Lompatan pertama terjadi dalam masa Revolusi Demokrasi Baru, kaum komunis Tiongkok, dalam menggali berulang-kali, berdasarkan penyimpulan pengalaman baik yang sukses maupun yang gagal, telah menemukan jalan revolusi yang berkepribadian Tiongkok yaitu jalan desa mengepung kota untuk akhirnya merebut kemenangan di seluruh Negeri, dan dalam menggali secara aktif jalan pembangunan sosialis yang sesuai dengan keadaan Negeri kita setelah kemenangan Revolusi, telah membentuk prinsip-prinsip teori dan kesimpulan pengalaman yang tepat tentang Revolusi dan Pembangunan Tiongkok yang telah dibuktikan dalam praktek -- Pikiran Mao Zedong. Lompatan kedua terjadi setelah Sidang Pleno ke-III Kongres ke-XI Partai. Kaum komunis Tiongkok, berdasarkan penyimpulan pengalaman Negeri kita dan penyelidikan situasi Internasional, telah menciptakan Jalan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, telah membentuk prinsip-prinsip teori dan kesimpulan pengalaman yang tepat tentang pembangunan, pengkonsolidasian dan pengembangan Sosialisme di Tiongkok yang telah dibuktikan dalam praktek yaitu Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok.

Sosialisme Berkepribadian Tiongkok sebagai kreasi besar historis sejak masa baru Partai kita terus-menerus mendorong maju pentiongkokan Marxisme, terwujud dalam praktek sebagai terciptanya Jalan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, terwujud dalam teori sebagai terbentuknya Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, terwujud dalam politik sebagai keharusan Mengibarkan Tinggi-Tinggi Panji Besar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. "Jalan", dengan menggunakan résumé Laporan Kongres ke-XVII Partai, berarti dibawah pimpinan Partai Komunis Tiongkok, bersandar kepada keadaan dasar Negeri, dengan pembangunan ekonomi sebagai inti, mempertahankan Empat Prinsip Dasar, mempertahankan Reformasi dan Keterbukaan, membebaskan dan mengembangkan tenaga produktif masyarakat, mengkonsolidasi dan menyempurnakan sistim sosialis, membangun ekonomi pasar sosialis, politik demokratis sosialis, kebudayaan maju sosialis, masyarakat harmonis sosialis, membangun Negara sosialis modern yang kaya dan kuat, demokratis, berperadaban dan harmonis. "Sistim Teori", telah mencerminkan hasil teori dari praktek dasar dan pengalaman dasar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. "Panji", yaitu perwujudan kesatuan organik dari "Jalan" dan "Sistim Teori". Panji Besar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, adalah panji perkembangan dan kemajuan Tiongkok dewasa ini, adalah panji persatuan dan perjuangan seluruh Partai dan Rakyat berbagai Bangsa di seluruh Negeri. Mengibarkan tinggi-tinggi panji ini berarti tidak hanya mempertahankan praktek besar Jalan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok dibawah bimbingan Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, tetapi juga didalam praktek besar terus-menerus memperkaya dan mengembangkan Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. Jika keduanya dapat erat bertautan, saling mendorong, maka akan dapat menjamin Panji Besar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok selalu berkibar tinggi. Kongres ke-XVII Partai yang menekankan "Dalam mengibarkan tinggi-tinggi Panji Besar Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, yang terpenting yalah mempertahankan jalan ini dan sistim teori ini", yang dimaksud adalah kebenaran ini.

Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok sebagai hasil terbaru pentiongkokan Marxisme, adalah kristalisasi teori yang penting dari praktek besar Partai kita dalam memimpin Reformasi dan Keterbukaan serta pembangunan modernisasi sosialis. Kolektif Pimpinan Komite Sentral generasi kedua Partai yang dipimpin oleh Kawan Deng Xiaoping, dengan mempertahankan pembebasan pikiran, mencari kebenaran dari kenyataan, dengan ilmiah menilai Kawan Mao Zedong dan Pikiran Mao Zedong, dengan tegas menegasi teori dan praktek yang salah "dengan perjuangan klas sebagai poros", memimpin seluruh Partai dan Rakyat berbagai Etnis di seluruh Negeri membuka jalan besar historis Reformasi dan Keterbukaan secara menyeluruh, untuk pertama kali mengajukan pendapat penting "Membangun Sosialisme Berkepribadian Tiongkok", telah mendirikan Teori Deng Xiaoping. Teori Deng Xiaoping adalah karya awal Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, adalah bagian penting yang paling dasar. Kolektif Pimpinan Komite Sentral generasi ketiga Partai dengan Kawan Jiang Zemin sebagai intinya, dengan mempertahankan Reformasi dan Keterbukaan, maju seiring waktu, memimpin seluruh Partai dan Rakyat berbagai Etnis di seluruh Negeri mengatasi berbagai ujian keras pergolakan politik Dalam dan Luar Negeri serta risiko ekonomi, di atas dasar pengertian yang mendalam dan penguasaan yang tepat atas perkembangan yang berubah-ubah situasi Internasional, situasi Dalam Negeri dan situasi Partai, telah menciptakan Pikiran Penting "Tiga Mewakili". Pikiran Penting "Tiga Mewakili" adalah bagian yang sangat penting yang merupakan penghubung dari teori sebelumnya dan teori selanjutnya dari Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. Komite Sentral Partai dengan Kawan Hu Jintao sebagai Sekretaris Umum, dengan mempertahankan Teori Deng Xiaoping dan Pikiran Penting "Tiga Mewakili" sebagai pembimbing, dengan menyesuaikan perubahan perkembangan situasi Dalam dan Luar Negeri, dengan mengembangkan semangat berusaha sungguh-sungguh mengurus masalah-masalah kongkret, semangat membuka pintu untuk maju, dengan terus-menerus mendorong inovasi teori dan praktek, telah mengajukan Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan. Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan adalah hasil inovasi penting Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok. Teori Deng Xiaoping, Pikiran Penting "Tiga Mewakili" dan Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan tidak hanya sealiran, juga maju seiring dengan waktu. Dikatakan sealiran: 1. mereka semuanya mempertahankan Marxisme-Leninisme, Pikiran Mao Zedong sebagai pembimbing, secara asal-usul teori sealiran;
2. mereka semuanya berjuang untuk mempertahankan pembangunan dan perkembangan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok, untuk melaksanakan kebangkitan besar Bangsa Tionghoa, secara tema teori sealiran; 3. mereka semuanya mempertahankan untuk membebaskan pikiran, mencari kebenaran dari kenyataan, maju seiring waktu, secara karakter teori sealiran; 4. mereka semuanya dengan tahap awal Sosialisme menggunakan keadaan Negeri sebagai argumen dasar, secara titik-tolak teori sealiran; 5. mereka semuanya dengan prinsip Rakyat sebagai faktor yang utama, mempertahankan kepentingan pokok Rakyat terbanyak dengan pelaksanaan baik, pemeliharaan baik, pengembangan baik sebagai titik-tolak dan titik-tujuan teori, secara sasaran teori sealiran.
Dikatakan maju seiring dengan waktu, yaitu bahwa Teori Deng Xiaoping, Pikiran Penting "Tiga Mewakili" dan Pikiran Strategis Penting Pandangan Ilmiah Tentang Perkembangan semuanya mempertahankan pandangan yang bertolak dari realitas, memperhatikan sungguh-sungguh pengalaman-pengalam an baru pada masa yang berbeda-beda, pada tahap yang berbeda-beda dari Reformasi dan Keterbukaan, memperhatikan sungguh-sungguh untuk menggali dan menjawab kontradiksi baru dan masalah baru yang ditemui pada masa dan tahap yang berbeda-beda, telah memberikan sumbangan khusus masing-masing dalam inovasi dan pengembangan teori. Mereka saling berhubungan, juga maju setingkat demi setingkat, telah mewujudkan kesatuan inheren antara sistim ilmiah, hasil-hasil bertahap dan tuntutan yang selalu berkembang dari hasil inovasi teori Partai kita sejak masa baru.

Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok adalah satu-satunya teori yang tepat bagi Partai kita untuk meneruskan apa yang sudah dirintis oleh pendahulu-pendahulu kita, maju seiring dengan waktu, bersatu memimpin Rakyat berbagai Etnis di seluruh Negeri menyusuri Jalan Sosialisme Berkepribadian Tiongkok demi untuk melaksanakan kebangkitan besar Bangsa Tionghoa. Di bawah bimbingan Sistim Teori ini, orang-orang komunis Tiongkok dan Rakyat Tiongkok dewasa ini dengan semangat maju tak gentar dan praktek inovasi ukuran raksasa, telah menuliskan epos besar baru yang terus-menerus memperkuat diri dan maju dengan tegap. Sejak kira-kira 30 tahun Negeri kita berkembang dengan kecepatan tinggi yang jarang ada di Dunia, Sosialisme dan Marxisme bersinar-sinar gemerlapan penuh vitalitas di bumi Tiongkok yang besar, memberikan kebahagiaan yang lebih banyak kepada Rakyat, yang membuat Bangsa Tionghoa dengan langkah-langkah besar mengejar arus kemajuan jaman, menyambut kebangkitan besar masa depan yang gilang-gemilang. Sistim Teori Sosialisme Berkepribadian Tiongkok beserta praktek-praktek inovasi di bawah bimbingannya, tidak hanya mewujudkan kekhususan Pembangunan dan Perkembangan Sosialisme Tiongkok, juga pasti bisa menimbulkan pengaruh yang luas dan mendalam terhadap Sosialisme Dunia dan usaha kemajuan umat manusia. Tepat seperti yang dikatakan oleh Kawan Deng Xiaoping, sampai masa pertengahan abad ke-XXI, pada waktu Tiongkok pada pokoknya telah melaksanakan modernisasi sosialis, "ini tidak hanya memberikan sebuah jalan kepada Dunia ke-III yang merupakan tiga perempat penduduk Dunia, yang lebih penting yalah menyatakan kepada umat manusia bahwa Sosialisme adalah jalan yang harus dilalui, bahwa Sosialisme lebih unggul dari Kapitalisme" .


                                                                                         (Bersambung) .










New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does! __._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: