28 Juli 2008

[ac-i] Batik Painting dari Kricak Kidul

Jalan masuk menuju lokasi Babad Kampung Kricak semalam (27/07) tidak terang seperti biasanya, kali ini jalan tersebut hanya diterangi oleh lentera-lentera kecil hingga menuju lokasi kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian dari Festival Kesenian Yogyakarta XX 2008 tersebut.

Sampai di lokasi yang nampaknya merupakan tanah lapang bekas bangunan tua yang sudah dibersihkan tersebutlah, acara utama yang berupa Operet Keroncong yang berjudul Tembang Kricak.

Sama dengan hari sebelumnya (26/07), acara di kampung ini di mulai sekitar pukul 15:30 WIB, ditandai dengan adanya pasar tiban yang menjual berbagai macam barang dan panganan baik yang tradisional, seperti thiwul dan gathot maupun yang "modern" seperti pisang bakar coklat keju.

Akan tetapi yang lebih menarik lagi adalah di bagian lain dari jajaran pasar dadakan tersebut, terdapat dua orang ibu yang sedang membatik, lengkap dengan canting, kompor, dan malam yang sedang di panaskan diatas kompor tersebut.

Adalah Pak Yanto (49) yang memiliki industri rumah tangga lukisan batik/batik painting tersebut semenjak tahun 1978. Saat ini di rumahnya yang terletak di RW 9 RT 39 Kricak Kidul tersebut, dibantu dengan istrinya, ia masih meneruskan usaha batik painting itu.

Menurut Pak Yanto, permintaan untuk lukisan-lukisan batik tersebut, sampai saat ini masih cukup banyak, baik permintaan dari toko-toko batik yang ada di Yogyakarta, maupun permintaan dari Amerika Serikat yang hampir secara rutin memesan produknya beberapa bulan sekali.

Selain menjual produk berupa batik painting, Pak Yanto juga mengaku membagikan pengetahuannya kepada siapa saja yang berminat seputar proses pembuatan batik painting, dari awal sampai ke tahap pewarnaannya.

"Kalau Mas-nya berminat, hari Selasa besok monggo mampir ke rumah saya untuk melihat proses pewarnaan batik painting ini." Tawaran Pak Yanto kepada GudegNet mengakhiri perbincangan.



Iwan Pribadi
GudegNet - Gudang Info Kota Jogja __._,_.___

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Sphere: Related Content

Tidak ada komentar: